Sudah Tahu Manfaat Cuka Anggur

Minggu, 13 Januari 2019

Telah lama buah anggur dikenal dengan kebaikannya yang beragam, tidak hanya untuk kecantikan namun juga untuk kesehatan. Buah kecil yang menjuntai ini terbukti nikmat serta menyegarkan jadi wajar apabila sejak jaman Yunani kuno sampai saat ini, ia tetap saja menjadi primadona. Seiring dengan majunya teknologi, ragam olahan buah anggur ini seakan-akan berlomba mencuri perhatian di pasaran. Istimewanya, olahan tersebut mempunyai khasiat yang patut diperhitungkan. Salah satu yang harus disebutkan adalah cuka anggur. Cuka yang dimaksud bukan tuak anggur yang memabukkan, melainkan red wine vinegar. Sama seperti namanya, cuka yang satu ini umumnya dibangun dari anggur berwarna merah. Tidak hanya bercitarasa yang khas, nyatanya kegunaaan cuka anggur ini juga beragam. Apa saja?

Sudah Tahu Manfaat Cuka Anggur


Mungkin ada di antara kami yang penasaran bagaimana anggur diolah menjadi cuka. Larutan yang satu ini sebetulnya adalah cairan asam asetat yang dihasilkan melewati proses fermentasi gula dengan memakai bantuan mikro-organisme. Adapun cuka anggur, ia dibangun dari wine yang difermentasikan. Sejak dahulu, di Eropa terutama, cuka anggur telah dipakai sebagai penambah rasa pada salad, sebagai bumbu masak, campuran saus/acar serta menjadi obat tradisional untuk mengatasi infeksi.

Kegunaaan lain cuka anggur adalah untuk menurunkan jumlah lemak yang ada di dalam tubuh. Faktor ini sejalan dengan laporan dari Bioscience di tahun 2009. Berdasarkan hasil riset yang diperbuat di Jepang diketahui bahwa penderita obesitas yang minum cuka anggur per harinya bakal mendapati berat badannya turun, lingkar pinggang menyusut serta kolesterol jahat bertidak lebih.

Penelitian lain seputar kegunaaan cuka anggur ini datang dari Eropa. Mereka menemukan fakta bahwa cuka anggur yang dikonsumsi bersama dengan roti setiap hari dapat menurunkan kadar gula di dalam darah. Kegunaaan ini beritanya bersumber dari aktifitas asam asetat yang berpengaruh dengan cara signifikan kepada metabolisme gula di dalam organ hati. Lebih lanjut, para peneliti menemukan fakta bahwa cuka anggur ini terbukti lumayan berkhasiat bagi mereka yang menderita tipe diabetes tipe-2.

Selain apa yang disebutkan di atas, kegunaaan cuka apel juga tidak lebih lebih sama dengan buah anggur itu sendiri. Senyawa anti-oksidan pada abuah anggur tidak lenyap begitu aja saat ia diolah menjadi cuka. Sehingga, performanya untuk menangkal radikal leluasa masij lebih kuat ketimbang vitamin C serta juga E. Seperti diketahui, radikal leluasa ini adalah pemicu penyakit serius seperti kanker. Dengan selalu mengkonsumsi cuka anggur, seseorang sebetulnya tengah membentengi dirnya sendiri dari bahaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2014. freehammond.com. Powered by Blogger.
Design by Herdiansyah Hamzah. Published by Themes Paper
Creative Commons License